Dipelihara di Spanish Hills of Galicia, Spanyol Utara, Rubia Gallega yang lebih dikenal sebagai Galician Blond berkembang biak secara perlahan di padang rumput yang subur, menghasilkan daging yang sangat lezat dalam waktu yang jauh lebih lama daripada tradisional di Inggris. Mayoritas sapi disembelih dari usia 8-12 tahun, menjalani kehidupan yang memuaskan di padang rumput sambil meletakkan lemak intramuskular (marbling) secara perlahan, menghasilkan rasa yang kuat. 

Galician Blond adalah jenis sapi asli yang berasal dari barat laut Spanyol yang dikembangkan sebagai sapi pedaging dan mengisi 75% populasi dapi di Provinsi Lugo, Galicia. Pada akhir tahun 2015, total populasi Rubia Gallega yang terdaftar adalah 39.971 jiwa, yang hampir semuanya berada di Galisia.

Galician Blond adalah jenis sapi potong Spanyol yang telah memiliki sertifikasi Denominación de Origen sejak 1993 dan sertifikasi Denominazione d’Origine Protetta (DOP) Eropa sejak 1996. Jenis sapi eksotik ini memiliki temperamen yang tenang dan terkenal sebagai sapi pedaging yang sangat ideal di Spanyol, hampir sama seperti daging wagyu asal Jepang. Daging sapi Galician Blond dibanderol dengan harga 1.250 HKD setara dengan Rp. 2.500.000.

Di sisi lain, Jepang memiliki Wagyu sebagai ras-ras sapi yang menghasilkan daging sapi berkualitas. Wagyu adalah nama kolektif untuk empat ras utama sapi potong Jepang yang berasal dari perkawinan silang pada awal abad ke-20 dari sapi asli Jepang dengan stok impor, kebanyakan dari Eropa.

Ada empat ras wagyu: Sapi Hitam Jepang (Kuroge washu), Sapi Cokelat Jepang (Akage Washu), Sapi Tanpa Tanduk Jepang (Mukaku Washu), dan Sapi Tanduk Pendek Jepang (Nihon Tankaku Washu). Sapi-sapi ini yang menghasilkan daging berkualitas yang kita kenal sebagai daging wagyu. Tak hanya terkenal dengan rasanya, daging sapi wagyu juga dikenal dengan gizinya yang tinggi. 

Daging ini mengandung asam lemak yang dikenal sebagai Shimofuri yang kaya akan Omega-3 yang memiliki kolesterol baik dan sehat untuk jantung kita. Selain itu juga mengandung lemak tak jenuh 30% lebih tinggi dari daging sapi biasa. Tingkat lemak tak jenuh yang tinggi ini memberikan rasa gurih yang luar biasa pada daging sapi Wagyu.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.