Peternak Penasaran Memelihara Sapi Belgian Blue: Keunikan dan Perkembangannya di Indonesia

Sapi Belgian Blue yang berasal dari negeri Belgia telah menarik perhatian para peternak di Indonesia dengan keunikannya yang khas. Melalui program inseminasi buatan dan persilangan dengan sapi lokal, sapi ini mulai dikembangkan di tanah air dan menghasilkan respon positif dari para peternak yang penasaran dengan potensinya.

Asal Usul dan Karakteristik Sapi Belgian Blue

Belgian Blue merupakan hasil pengembangan dari Peternakan Belgia yang kemudian diintroduksi di Indonesia melalui inseminasi buatan. Ciri khas utamanya adalah perototan tubuh ganda atau otot doble yang memberikan tampilan fisik yang kuat dan berotot. Selain itu, Belgian Blue tidak memiliki corak warna kulit tertentu, hal itu membuatnya lebih menarik untuk dikembangkan secara estetis. Dengan badan dewasa berkisar antara 700 – 900 kg, sapi ini menjadi pilihan menarik bagi peternak yang mengutamakan produksi daging berkualitas.

Sapi Belgian Blue di BET Cipelang, Bogor

Karakteristik Fisik yang Menonjol

Ciri khas dari Belgian Blue yang paling mencolok adalah perototan tubuh ganda atau otot doble. Hal ini membuatnya berbeda dari sapi-sapi pada umumnya dan memberikan keunggulan dalam produksi daging. Selain itu, keunikan lainnya adalah tidak adanya corak warna kulit yang spesifik, memberikan keanehan dalam pemilihan dan pengembangan sapi ini.

Sapi Belgian Blue di Peternakan Belgia

Perkembangan di Indonesia: Dari Embrio hingga Distribusi Nasional

Proses pengembangan Belgian Blue di Indonesia dimulai dengan pengadaan embrio dari Belgia. Balai Embrio Ternak Cipelang, Bogor, Jawa Barat, menjadi pusat pengembangan awal, dan jantan dewasa hasil inseminasi dikirim ke Balai Inseminasi Buatan Singosari di Malang dan Balai Inseminasi Buatan Lembang, Jawa Barat. Dengan pengembangan ini, berhasil memproduksi sperma jerami yang didistribusikan ke dinas peternakan di berbagai provinsi.

Kunjungan reporter Sapibagus ke BET Cipelang, Bogor

Kunjungan reporter Sapibagus ke BET Cipelang, Bogor

Respon Positif dari Peternak

Respon peternak terhadap Sapi Belgian Blue sangat positif. Mereka tidak hanya tertarik untuk memeliharanya, tetapi juga penasaran dengan potensi pengembangannya. Melalui persilangan dengan indukan sapi lokal, peternak mencoba menciptakan variasi yang menarik, tetap mempertahankan ciri khas perototan tubuh ganda. Belgian Blue mulai menyebar di beberapa provinsi seperti Jawa Timur, Tengah, Barat, dan Lampung. Meski jumlahnya masih terbatas, harga pedetnya tetap tinggi, bahkan melebihi sapi-sapi eksotik lainnya seperti limousin dan simental. Penasaran Dengan Sapi Belgian Blue? Berikut Keunikannya!

Dengan keunikan fisiknya dan potensi pengembangbiakannya, Belgian Blue telah berhasil menarik perhatian dan minat peternak di Indonesia, memberikan harapan baru dalam pengembangan peternakan sapi untuk produksi daging yang berkualitas.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.