Update
Todays Date
23 August 2017

PENYELENGGARAN PELATIHAN BISNIS SAPI POTONG ANGKATAN 25

Sejak krisis ekonomi yang melanda bangsa Indonesia sejak tahun 1997, suplai kebutuhan daging, telur dan susu asal hewani secara signifikan tidak dapat dipenuhi secara domestik. Hal ini disebabkan oleh banyaknya usaha-usaha peternak komersil yang mengalami kebangkrutan, karena krisis ekonomi juga mengakibatkan sarana dan prasarana usaha ternak juga meningkat secara drastis.

Kekurangan modal dan kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah serta kurangnya kepercayaan Pemerintah terhadap masyarakat kian menjadi penghambat kelangsungan kemajuan disegala sektor usaha.

Sub sektor peternakan yang semestinya menjadi penopang pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dewasa ini tidak terkontrol sebagai akibat dari kurangnya perhatian pemerintah terhadap kelangsungan pengembangan sub sektor peternakan.

Kondisi ini tentunya berimplikasi terhadap kurangnya penyediaan kebutuhan akan protein asal hewani didalam negeri, bahkan sampai saat ini Indonesia menjadi salah satu negara pengimpor ternak sapi dari berbagai negara terutama Australia dan Selandia Baru. Ketergantungan akan ternak impor tersebut semakin meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan kesadaran gizi masyarakat.

Oleh karena itu Sapibagus membuka kesempatan bagi siapa saja baik perorangan maupun lembaga untuk mengikuti pelatihan ternak sapi secara eksklusif dan intensif dimentoring langsung oleh pakar dan praktisi sapi potong.

Daftarkaan segera >> Pelatihan Sapi Potong Angkatan 25

No Comment

Leave a Reply

*

*

Real Time Web Analytics